"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Jumat, 29 Agustus 2014

KAJIAN Tentang Ritual Puasa Senin Kamis Bagian. 2:

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta selasa tgl 26 Agust 2014

Sajian pengantar puasa Senin Kamis diatas, merupakan sajian pengantar ritual yang biasa dilakukan seseorang agar berhasil dalam mencapai apa yang diinginkannya. Sebagai upaya dalam mencapai sebuah keinginan ada sebagian orang yang melakukan ritual puasa Senin Kamis, karena menurut yang bersangkutan dengan puasa Senin Kamis, Allah SWT akan mengabulkan permintaannya tanpa hijab.

Nah berikut ini saya hadirkan sebuah pengalaman dari Trowulan jombang jawa timur. kebiasaaan sang empu yang senantiasa melaksanakan ritual puasa Senin Kamis sebagai pengharapan kepada Gusti Allah agar dapat mengerjakan gamelan yang dipesan seuai dengan yang diharapkan.

Seperti biasa postingan ini saya sajikan bukan untuk dipuji apalagi dihina namun hanya untuk bisa diketahui oleh Saudara-saudari terkasih saya, kususnya anak-anak didik saya tercinta, juga para hobi pembaca yang budiman.

Di trowulan  — Dulu... Proses pembuatan gamelan ternyata tidak segampang yang dipikirkan orang. Bagi sejumlah pembuat gamelan, proses peleburan, penempaan, pelarasan (tuning), hingga menjadi gamelan, adalah sebuah proses yang tidak hanya membutuhkan fisik, tetapi juga faktor lain di luar itu diperhitungkan. Saya rasa,,, di tempat lainnya, seperti Sukoharjo jawa tengah dll nya juga sama.

Empu pembuat gamelan, setiap kali membuat gamelan mengawali dengan ritual. Selama puluhan tahun membuat gamelan, Empu sering melakukan ritual dengan Laku Jawa yakni puasa Senin-Kamis. “Setiap ada pesanan satu set gamelan. Dalam Festival Pembuatan Gamelan, bersama empu- empu lainya pembuat gamelan yang menunjukkan keahlian mereka dalam membuat gamelan. Aksi para empu - empu ini tentu saja memukau orang yang belum pernah menyaksikan proses pembuatan gamelan.

Ritual Puasa Senin-Kamis bukan hanya dilakukan oleh empu pembuat gamelan saja, tetapi juga banyak dilakukan oleh empu pembuat keris atau tombak, seperti beberapa pengrajin keris di Solo yang sudah dapat disebut empu. Demikian pula dengan empu yang ada di Jogja. Untuk membuat sebuah keris sang empu harus melakukan beberapa ritual, seperti bertapa selama beberapa hari dan melaksanakan puasa senin kamis yang selalu saat berbuka puasa hanya dengan makan nasi putih dan minum hanya air putih (puasa mutih).

Tujuan dari pelaksanaan ritual dari mulai bertapa, puasa Senin Kamis, puasa mutih menurut beberapa sumber sebagai pendekatan diri kepada Gusti Allah dan permohonan yang mendalam agar proses pembuatan keris tidak ada halangan dan gangguan serta hasil dari yang diciptakan dapat sesuai dengan keinginan. Banyak pengrajin keris hanya melaksanakan puasa saja tanpa tapa, ya karena mereka hanya pengrajin keris dan bukan empu. Selain dari sang empu pembuat keris yang melakukan ritual puasa senin kamis dalam prosesi membuat sebuah keris, ada juga propesi yang sangat kental dalam sajian pernikahan. Ya seorang perias dari beberapa suku juga melakukan ritual Puasa Senin Kamis.

Perias atau yang lebih umum dikenal penata rias pengantin dan sebagai pengatur acara pernikahan Adat jawa baik Surakarta maupun Jogjakarta dll nya, akan melakukan ritual puasa Senin Kamis sebelum melaksanakan kegiatannya dalam mengatur tata cara pernikahan dan yang terpenting adalah polesan rias yang dilakukan terlihat cantik dan menawan.

Inti ritual puasa Senin Kamis bagi perias tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah bentuk permohonan kepada Gusti Allah agar prosesi pernikahan yang dilaksanakan olehnya dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan dari luar maupun dari dalam. Disamping itu agar polesan make_up tidak mudah luntur.

Sekali lagi saya katakan... Postingan tentang puasa Senin-Kamis ini, memang bukan hanya sekedar postingan biasa. Maksud penyampaian postingan Puasa Senin Kamis memang terharap agar para Saudara-saudari saya tanpa terkecuali, dapat mengambil makna yang baik dalam hal yang bersifat positip. Bukan tersaji untuk mencari yang lain, semisal menyoroti hal-hal yang berbau magis.

Ritual Puasa Senin Kamis, bagi seorang yang bernama Subakir, Sahabat saya di wonogiri jawa tengah, merupakan rutinitas yang selalu dilakukan untuk mempermudah otaknya, untuk mudah dalam menghapal segala pelajaran, karena menurut beliau dengan puasa berarti kita meringankan asupan makanan yang masuk kedalam ruang otak.

Dengan Ritual Puasa Senin Kamis seorang pelajar atau mahasiswa akan dapat melakukan aktivitas pembelajarannya untuk bersikap jujur. ya minimal karena sedang berpuasa mereka dapat mencegah dari perbuatan curang (menyontek), sementara Gusti Allah akan mengabulkan kehendak cita-cita dan pengharapan dari hambanya, selagi hambanya benar benar serius dalam menjalankan usahanya.

Selain dari pada itu hasil dari perbincangan yang saya dapatkan disebuah Temu Bincang, puasa Senin Kamis juga akan mempermudah datangnya rezeki, dan keuntungan yang cukup bagi si pedagang.. hehe,,,! minimal karena sering berpuasa pedagang tidak berani berkata “modalnya aja ngga segitu” dan pembeli akan terus berdatangan karena sikap jujur si pedaganag. Intinya dengan seringnya kita melaksanakan ritual puasa senin kamis berarti kita terus mengasah kejujuran kita di manapun dan dalam kondisi apapun... He he he . . . Edan Tenan... Muga Bermanfa’at dan Berkah.
Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com
Posting Komentar