"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Sabtu, 15 November 2014

HORMATI ORANG LAIN SEPERTI MENGHORMATI DIRI:

HORMATI ORANG LAIN SEPERTI MENGHORMATI DIRI:
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Jakarta Minggu 16 Nov 2014

Dalam hati, sering kali kita merasa bangga saat kita dipuji orang lain. Jika saja suatu saat kita dipuji, dengan basa basi kita akan mengatakan “aku tidak suka dipuji”. Fitrah manusia sesungguhnya ingin dipuji. Alloh saja mengajarkan kepada kita agar selalu dipuji, walaupun tanpa manusia memujipun Alloh tetap terpuji, karena kebaikan Alloh tidak perlu disangsikan oleh manusia. Alloh dipuji oleh makhluk memang karena Dia Maha segala, hingga layak kita memujiNya. Maka manusia akan menjadi tidak terpuji saat ia tidak mengakui dan tidak memujiNya.

Pertanyaannya adalah apakah salah jika kita dipuji orang lain? Saya kira sangat tergantung dari “bagaimana kita mensikapi pujian itu”. Alloh dipuji oleh makhuk dibumi ini, karena memang tidak ada alasan yang rasional untuk tidak memujiNya. Betapa tidak, makhluk dibumi telah diberikan segala kebutuhan, apapun bisa terpenuhi. KaruniaNya sungguh menakjubkan, baik ilmu dan berbagai fasilitas yang tinggal menggunakan dan tidak perlu menyewa. Semuanya diberikan Alloh tanpa reserve.

Nabi pernah memberi sinyal “tidaklah seseorang beriman sebelum mencintai orang lain sebagaimana ia mencintai dirinya. Hadits ini mengajarkan keseimbangan antara mencintai dan dicintai. Sama halnya dengan sifat Alloh yang terpuji dan dipuji. Alloh Maha terpuji karena memang layak untuk dipuji. Begitupun manusia mencintai sesama juga harus mencintai dirinya. Bagaimana orang lain akan mencintai kita, jika kita sendiri tidak pernah memperhatikan dan merawat diri kita, hingga layak untuk dicintai.

Menghormati orang lain adalah upaya menempatkan orang lain sebagai partner dan relasi untuk saling bersinergi. Jangankan dengan sesama manusia, Nabi Sulaimanpun bisa memanfaatkan pasukan semut untuk kepentinga beliau. Ini artinya, kita harus pandai2 memanfaatkan sumber2 kehidupan baik manusia lain maupun alam dengan segala isinya untuk dijadikan mitra pendukung dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan dunia. Karena itu penghormatan yang kita lakukan akan berdampak keselamatan semua fihak.

Menghormati diri hanyalah akibat baik yang ditimbulkan karena pengormatan yang kita lakukan kepada sesama dan lingkungannya. Adakah keburukan kita terima karena kita banyak berbuat baik? Menghormati diri adalah upaya menyiapkan diri menjadi pelayan terbaik kepada siapapun baik manusia maupun lingkungan agar semuanya terpuaskan dari apa yang kita lakukan. Dengan demikian jika suatu saat kita dihormati orang, hakekatnya karena dampak dan akibat dari sukses kita menghormati orang lain, shingga kita tidak tergolong orang yg gila hormat. Semoga; Artikel tentang   HORMATI ORANG LAIN SEPERTI MENGHORMATI DIRI  ini... Dapat bermanfaat bagi kita semuanya.  Sebagai wawasan dan tambahan pengalaman. Salam kasih damai nan bahagia selalu kanti Teguh Rahayu Slamet Berkah Selalu  dari saya untukmu sekalian yang terberkahi Allah Ta’ala. Amiin dan Terima kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://webdjakatolos.blogspot.com


Posting Komentar