"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Jumat, 07 November 2014

#*PANGGUNG SANDIWARA CINTA KEHIDUPAN*#

CINTA....
ADA APA DENGAN CINTA...?!
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Jakarta Hari Jumat Tgl 07 Nov 2014

Siapa sih yang tidak tau Cinta...?
Hari gini, tak kenal cinta...?
Kuno... itulah istilah anak jaman sekarang, jangankan yang sudah gede, anak kecil yang baru masuk kelas tk nol kecil saja, sudah tau cinta, itulah yang disebut kemajuan jaman, sakin majunya, sampai ke blangsak ke dasar tak bertepi... He he he . . . Edan Tenan.

Sebagian orang berpengalaman mengibaratkan Dunia ini adalah panggung sandiwara, musisi ternama favoritnya, Si Kribo Ahmad Albar juga, melagukannya, Dunia ini adalah Panggung sandiwara  kehidupan. Dan saya setuju tentang hal tersebut, karena bukti sangat amat sering saya dapatkan sepanjang laku spiritual saya. Alhasil . . . judul lakon sandwara yang paling terpopular itu adalah. Cinta . . .

Ya... kalau sudah begitu, tinggal kitanya, mau pilih sebagai apanya, mau jadi pemain di dalam sandiwara tersebut...? atau mau jadi penonton saja...? kalau mau jadi pemain sandiwaranya, kita harus tau peran kita sebagai apa dan harus hapal betul karakter yang kita perankan, jika jadi penontonnya, kita juga di tuntut harus tau apa judulnya dan teliti menyaksikan alur ceritanya.  Hanya dengan begitu, pamain dan penonton sama-sama tidak sia-sia berada di dalam lingkarannya.  wow,,, sampai sebegitunya...

Cinta itu apa sih...?
Cinta itu bagaimana sih...?
Dan seberapa pentingnya cinta itu...?
Sehingga sampai sepopular itu... sampai-sampai anak ingusan saja, turut berbicara cinta.

Mau tau...?! yuk simak dengan panca indera yang merdeka ungkapan hasil dari pengalaman pribadi saya berikut ini:

Semua dan segala hal yang di ciptakan oleh Maha Suci Hidup, selalu diawali dengan cinta, dan pasti akan di akhiri dengan cinta pula.

Buktinya apa kalau semuanya dan segala yang di ciptakan Tuhan itu selalu di awali dengan Cinta pak WEB...?

Buktinya... karena kita ini manusia, maka saya ambil contoh dari manusia saja. Adalah manusia yang terlahir di dunia ini tanpa hasil dari cinta? Entah itu dari hasil nikah maupun dari hasil tidak nikah, sama saja... tidak ada bedanya, semuanya berawal dari cinta dan bla... bla... bla... 

Kalau buktinya selalu di akhiri dengan cinta pak WEB...?
Saya ambil contoh lagi dari kita sebagai manusia,,, akhir dari manusia adalah mati/kematian. Dan tiap-tiap manusia yang mati, itu karena Tuhan memanggilnya... dan Tuhan memanggilnya, karena saking cintanya pada manusia, bagaimana tidak, seorang manusia yang sedang sibuk dengan kepentingannya, keperluannya, masalahnya, kebutuhannya, sampai tak kenal waktu, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala ibaratnya, menahan sakit, letih, pusing, stres dan bls... bla... bla...

Semuanya di Tutup oleh Tuhan, di selesaikan oleh Tuhan. Kalau bukan karena saking cintanya, karena apa coba?

Lalu cinta itu apa sih...?
Cinta itu bagaimana sih...?
Cinta adalah Kuasanya Maha Suci Hidup. Cinta adalah lakunya Maha Suci Hidup. 

Buktinya apa kalau cinta itu kuasanya Tuhan? 

Buktinya... adakah manusia hidup di dunia ini, yang mampu mengalihkan cinta...?
Yang bisa mengingkari cinta...?
Yang sanggup menolak cinta...?

Tak peduli siapapun  manusia itu, jika sudah kedatangan cinta, mau tua mau muda mau anak-anak, pasti klepek-klepek... jangankan yg tdk biasa dengan iman. Seorang kiyai saja, jika sudah kedatangan cinta, merkosa santrinya... mengauli tamu pasiennya dan bla... bla... bla...

Lalu buktinya kalau cinta itu lakunya Tuhan?

Adakah diantara kita yang pernah merancang untuk menikahi si gadis A, si cewek B, si janda C, istrinya si D, suaminya si E dan bla... bla... bla... itulah BUKTI  yang paling gampang untuk kita cerna. Maka... Renungkanlah... He he he . . . Edan Tenan.

Lanjut Punya cerita...hehe.:-) Setiap diri manusia-manusia hidup, di beri  bibit cinta oleh Maha Suci Hidup. Dan kita di amanati untuk menumbuhkannya dengan Firman-Firmannya, bukan dengan selain firmannya. Untuk apa Tuhan memberikan amanat itu pada kita, karena dengan cinta yang terdapat pada diri kita yang tumbuh sesuai firmannya lah, kita bisa kembali kepadaNYA. Bukan selain daripadaNYA. (Cinta adalah Tentram. Cinta adalah firman. Cinta adalah suci. Cinta adalah hidup dan Hidup itu adalah Napasnya Maha Suci Hidup)

Maka,,, jangan main-main dengan cinta, apa lagi bermain Cinta, jika tidak mau kualat karena cinta atau terkutuk oleh cinta. Karena Cinta itu Suci, Suci itu Tentram, Tentram itu sikon dimensinya Tuhan.

Tidak sedikit manusia-manusia yang terpuruk oleh masalahnya, terbelenggu oleh urusannya, bahkan menderita oleh kepentingannya, Usahanya bangkrut, jodohnya sulit, harta bendanya musnah. Susah kerjaan, susah usaha, susah peluang, susah, susah dan susah dalam segala hal. Sulit dalam semua hal... itu bukan karena bodoh, itu bukan karena tidak pede, itu bukan karena tidak sekolah, tidak berpendidikan, tidak berpengalaman, tidak berwawasan, tdia ber bla... bla... bla... itu karena terjerat oleh cinta, kualat oleh cinta, terkutuk oleh cinta.

Kok bisa begitu pak WEB...?
Buktinya apa...?!

Nih... Buktinya:
Diatas sudah saya singgung; Bahwa:  (Cinta adalah Tentram. Cinta adalah firman. Cinta adalah suci. Cinta adalah hidup dan Hidup itu adalah Napasnya Maha Suci Hidup)

Artinya; Selain Hidup kita sendiri, setiap manusia hidup, khusus Lelaki, memiliki bibit Hidup yang merupakan amanah dari Maha Suci Hidup. Yang lebih di kenal dengan popular, tersebut CINTA. Cinta di wajibkan oleh Tuhan untuk di Tumbuhkan sesuai firmannya dan hanya dengan Firmannya. Cinta itu berwujud ga’ib, tidak kasat mata, cinta akan berwujud nyata dan menjadi kasat mata jika di tumbuhkan sesuai firman Tuhan dan dengan Firman Tuhan. Kasih sayang, suka, hasrat dan sejenirnya itu, adalah lakunya Cinta. Sedangkan wujud Cinta itu sendiri adalah. Mani/Sperma (PEJUH). Dan Mani itu adalah Hidup. Mani itu adalah napas Tuhan. Mani itu adalah tentram. Mani itu adalah suci. Mani itu adalah firman. Mani itu adalah cinta.


Nah... disini letak jelasnya; Karena Benih Cinta yang tersebut Mani/Sperma ini adalah Hidup, maka setiap kali di keluarkan oleh si empunya, yaitu lelaki yang bersangkutan, harus hidup dengan wujud. Karena itulah yang di firmankan oleh Tuhan, jika di keluarkan tanpa firman Tuhan dan bukan dengan firman Tuhan, makan,,, Mani/Sperma ini akan  menjadi arwa yang tanpa wujud, alias makhluk halus.
Menempati alam lelembut, yaitu alam jin, yang lebih di kenal dalam spiritual dengan sebutan alam kasukman... He he he . . . Edan Tenan.

MARI KITA RENUNGKAN BERSAMA TENTANG HAL INI:
Saudara-saudariku terkasih tanpa terkecuali... Lir pamane, seumpananya, anda kata atau seandainya;  Dalam Kurun waktu 24 jam, 3 kali saja kita mengeluarkan Mani/Sperma tanpa firman Tuhan dan bukan dengan Firman Tuhan. Berati kita sudah menciptakan 3 arwah di alam jin sana sebagai anak kandung kita. lalu coba kalikan jika sejak usia 15 tahun kita sudah mengeluarkan Mani/Sperma tanpa Firman Tuhan hingga di usia kita yang sekarang ini. Kira – kira sudah berapa arwah kah yang kita ciptakan di alam jin sana...!!!

 Karena si arwah ini hanya mengetahui sebagai anak kita, maka sudah sepantas dan sepatutnya dia meminta tanggung jawab kita, minta di beri makan, di belikan baju baru tiap lebaran/tahun baru, minta di belikan jajan, mobil-mobilan, balon, boneka jika dia perempuan dan, bla... bla... bla...

BEGINI SANDIWARANYA:
Misal kan kita membelikan baju baru, atau jajan, atau mainan buat anak saya di si A di pasar, karena anak saya yang tidak berwujud berada dialam jin sana tau, dia meri/iri. Bapak... adiku atau kakaku si A di beli’in, akau ko tidak, bapak tidak adil, bapak pilih kasih dan bla... bla... bla...  Karena dia tidak berwujud dan kita tidak melihatnya secara kasat mata/nyata. Maka akan terjadi pro dan kontra masalah hal ini, antara hubungan seorang bapak dan anak... 

Pro dan Kontra inilah yang menimbulkan aura-aura dan dimensi-dimensi negatif yang mengacam bahkan membahayakan serta mencelakai kehidupan kita di setiap harinya, kita mau makan di recokin, kita mau bepergian, di gondeli/di ribetin di ganggu, sabagai wujud kesalnya karena iri dan di anggapnya kita pilih kasih dan tidak adil terhadap sesama anak.  Mengutuk kita, nyumpain kita, sehingga usaha/bisnis kita rugi dan bangkrut, urusan dan kepentingan serta keperluan kita jadi sulit, macet dan susah hingga gagal total. Pikkiran buntu, mata kelap, otak stress  dan bla... bla... bla... akhir cerita masuk bui, masuk rumah sakit pless jiwa. Ujung-ujungnya masuk liang kubur dengan sesat tanpa kepastian.

Inilah yang menyebab kan kita kesusahan dan kesulita dalam segala hal dan semua hal. Bukan karena Tuhan tidak adil, bukan karena janji Tuhan tidak tepat, bukan karena kita bodoh dan dungu, tapi karena Karma kita sendiri, ini akan selalu terjadi begini dan seperti ini selamanya... jika kita tidak segera merubah pola sikap dan pola sipat dalam Hidup dan Kehidupan sesuai Firman Tuhan.

SEDULUR.... sesungguhnya Maha Suci Hidup itu, tidak pernah menciptakan SETAN. Kecuali IBLIS, dan Iblis itu sesungguhnya bukan Setan, melainkan malaikat yang memberontak kepada Tuhan, sehingga Tuhan mengutuk dan mengusirkan dari dimensi malaikat, yang di sebut Setan itu, berontak kepada Tuhan... kalau iblisnya, adalah setara malaikat.

Kalau Tuhan tidak pernah mencintakan setan, kenapa di rumah saya ada pocongnya pak WEB...? kenapa di pohon itu ada Tuyulnya...?
Kenapa di jembatan itu ada gendruwonya...?
Hayooo....!!!

Wahahahahha.... Iya benar. He he he . . . Edan Tenan. Itu semuanya bukan hasil cipta’an Maha Suci Hidup, itu adalah manusia-manusia hidup yang sudah meninggalkan dunia ini, namun tidak bisa kembali ke asal usul sangkan paraning dumadi, itu adalah hasil karya para lelaki yang gemar dan suka mencecerkan Mani/Spermanya di setiap tempat, itu adalah akibat dari kaum lelaki yang menggunakan gondom dan alat kontra sepsi pencegah keturunan, yang suka Jimak namun ogah berisiko punya anak. Jangan pernah mengira bahwa Tuhan yang menciptakannya. Maka,,, pikirkan dengan kesadaran sadarmu dan renungkan dengan laku elingmu, sing temenan... yang sungguh-sungguh. . . Jo gleca glece... He he he . . . Edan Tenan.

Mau keluar dari cerita diatas...?!
Mau  terbebas dari sandiwara diatas...?!
Ingin mengerti  Firman Tuhan yang sebenarnya...?!
Ingin tau cara menggunakan  Firman Tuhan yang sebenarnya...?!

JALANKAN DAN LAKUKAN INI:
1.       ANA APA-APA KUNCI. LANGKA APA-APA KUNCI; Sebab Kunci kuwi kena kanggo apa bae.
2.       ANA RUSIA AJA BINUKA. RABI AYU AJA SINAREAN. REJEKI SETITIK AJA TINAMPIK; Sebab Kunci kuwi kuasaning kuasa.
3.       YEN WANI AJA WEDI-WEDI. YEN WEDI AJA WANI-WANI; Sebab Kunci kuwi mahani sekabehing kang ana lan kang ora ana.
4.       SAMBARANG TUMINDAK. KINANTENAN SARWA MIJIL; Sebab kunci kuwi wis mijil, mula kudu di Mijilaken.


ANDA BISA MELAKUKAN ke4 NYA...?! SAYA JAMIN...!!!
Salam Rahayu kanti Teguh Slamet Berkah Selalu saudara-saudariku semuanya tanpa terkecuali... harapan saya. Muga semuanya Sehat. Baik. Nyama. Aman. Sejahtera dan Bahagia serta Sukses dalam segala bidangnya... Amiin.

Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Jakarta Hari Jumat Tgl 07 Nov 2014
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
Posting Komentar