"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Rabu, 29 Juli 2015

Sesal dan Kuatir:

Sesal dan Kuatir.
Oleh: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
Brebes. Hari Rabu Tgl 29-Juli-2015
Menyesal ialah takut akan pengalaman yang telah dialami. Khawatir ialah takut akan pengalaman yang belum dialami. Menyesal dan khawatir ini yang menyebabkan orang bersedih hati, prihatin, hingga merasa berdosa, salah, bahkan celaka.

Contoh dari menyesal:
“Andaikata dulu aku bertindak demikian, bahagialah sudah aku ini”
Tidakah berdosa, salah, dan celaka kah jika begini...?!

Menyesal ialah takut akan pengalaman masa lampau yang menyebabkannya jatuh celaka, susah selamanya dalam keadaan miskin, hina, lemah. Bila orang mengerti bahwa hidup itu abadi, pasti dapatlah ia menasehati dirinya sebagai berikut:
“Walaupun dulu bagaimana saja, pasti rasanya sebentar senang sebentar susah.”
Kemudian lenyaplah penyesalan semacam tadi.

Berlarut-larutnya penyesalan ini sampai menimbulkan ketakutan pada hal yang makin aneh ialah takut hidupnya tersesat:
“Andaikata dulu tidak menjadi anak ibu dan ayah ini, pasti aku bahagia”
Dan tidakah berdosa, salah, dan celaka kah bila seperti ini...?!

 Tetapi bila saja tau dan mengerti serta memahami bawa Hidup  itu abadi, ia dapat menasehati dirinya sendiri:
“Walaupun dulu menjadi anak ibu-ayah ini atau tidak, tentu rasanya sebentar senang sebentar susah” Maka lenyaplah penyesalan tadi.

“Andaikata dulu aku tidak salah memperoleh suami/isteri dan anak si kunyuk (si dogol) itu, pastilah aku bahagia dan tidaklah celaka.”
Tetapi bila ia mengerti bahwa Hidup  itu abadi, dapatlah ia menyadarkan dirinya:
“Walaupun dulu aku mempunyai suami/isteri dan anak seperti kunyuk-kunyuk itu atau tidak, rasaku tentu sebentar senang, sebentar susah,” Maka lenyaplah penyesalan tadi.

Demikian pula kekhawatiran yang berupa takut akan pengalaman yang belum dialami, contohnya: “Bagaimanakah nanti akhirnya bila aku tidak mencapai kebahagiaan yang kucita-citakan, tetapi tetap celaka seperti sekarang ini”
Tetapi jika orang mengerti bahwa Hidup  itu abadi, dapatlah ia menyadarkan dirinya: “Walaupun kelak akan terjadi apa saja, rasanya pasti sebentar senang sebentar susah,” Maka lenyaplah kekhawatiran tadi.

Sedulurrr...
Kegembira’an, duka cita, panas dingin, adalah pengalaman sementara yang muncul ke luar dari hubungan dengan obyek indera, wahai Putera Rama. Kamu harus belajar memahami hal itu wahai keturunan Cinta Bapak Dan Ibu.

Yang berubah dengan waktu tidak bisa dianggap abadi dan bukan merupakan kebenaran, karena kebenaran itu tidak bersifat sementara maupun berubah, dan dia tak termusnahkan. Ini adalah kesimpulan para bijak yang telah mewaspadai aspek keduanya.

Rasa itu Abadi, Kesadaran itu Abadi, hanya dapat diperoleh dengan jalan rangkap tiga, yaitu:
Krasa. Rumangsa. Ngrasakaken. 
membuang Krasa: Keinginan. Naluri. Dorongan, atau ketagihan yang ada dalam pikiran bawah sadar).

Melenyapkan Rumangsa: Kumpulan pikiran. Emosi, atau ego, yang menyebabkan diri terbelenggu oleh Perasa’an).

Menganalisis pengalaman untuk memahami kenyataan, membuat created mind yang benar. Yaitu Ngrasakaken. Tanpa ketiga hal ini, penghayatan tentang Rasa Abadi tidak akan timbul. Krasa mendesak Rumangsa manusia menuju dunia yang berhubungan dengan indera dan mengikat manusia pada kegembiraan serta kesengsaraan. Karena itu, Krasa dan Rumangsa  harus dipadamkan, agar bisa Ngrasakaken/Merasakan. He he he . . . Edan Tenan. SALAM RAHAYU KANTI TEGUH SLAMET BERKAH SELALU  SAUDARA-SAUDARI  SAYA  SEMUANYA TANPA TERKECUALI... MUGA POSTINGAN SAYA  INI. ADA MANFAAT DAN HIQMAHNYA . Terima Kasih.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com

https://padepokanonlinekuncithepower.wordpress.com
Posting Komentar