"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Minggu, 28 Mei 2017

WEB Merenungi Hujan Di Cepu:

WEB Merenungi Hujan Di Cepu:
Cepu. Hari Jumat. Tanggal 26 Mei 2017.
Sore hari ini. Kota cepu dan sekitarnya, diguyur hujan, sehingganya, membuatku harus berhenti berteduh di emperan toko yang ada di pinggiran jalan, sejanak aku merenung, dan teringatlah akan dongen kuno yang pernah aku dengan dari bibir keriput sesepuh sebrang yang pernah membimbingku dulu.
Dikisahkan, hiduplah seekor anak katak yang mulai tumbuh, setelah proses metamorfosa yang panjang, hingga menjadi anak katak kecil yang mungil.
Katak kecil itu membaur bersama kawanan katak-katak besar lainnya, disebuah tempat diantara kumpulan dedaunan layu yang jatuh diatas tanah. Untuk pertama kali katak kecil itu menemui kawanan katak dan bisa melihat luasnya dunia ini.
Namun tiba-tiba...
Awan hitam yang berputar datang,
kegembiraan sang katak kecil, tidak berlangsung lama, terlihat muram raut muka si katak kecil itu dan sangat jelas ekspresi khawatir dan takut dari sang katak, ketika melihat keatas langit.
Katak kecil melihat awan-awan diatasnya berubah menjadi hitam kelam, dengan perasaan gelisah, katak kecil itu meloncat-loncat dan bertanya kepada salah satu kata besar didekatnya;
“Apakah benda hitam yang berputar diatas kita itu? apakah itu pertanda bahwa kita akan binasa?” – tanya katak kecil bergetar takut.
Katak besar yang mendengar pertanyaan katak kecil itu tertawa dan menenangkan si katak kecil dengan belaian lembut sembari berkata;
“Wahai sobat kecilku, itu bukanlah pertanda buruk, malah sebaliknya! benda hitam diatas sana itu, adalah suatu pertanda baik untuk kita para katak”
Mendengar hal itu, katak kecil itupun menjadi tenang, lalu, tiba tiba, datang angin kencang yang menakutkan, membuat ketenangan katak kecil itu tidak berlangsung terlalu lama, dan beberapa saat kemudian, angin kencang yang bertiup, meliuk-liukkan pepohonan dan menerbangkan benda-benda disekitar kumpulan katak itu.
Sebuah pemandangan yang menakutkan untuk si katak kecil, mlompatlah katak kecil itu pada katak besar tadi dan berkata;
“Pemandangan apa lagi itu? apakah itu benar-benar sesuatu yang kita tunggu-tunggu dan anggap sebagai pertanda baik” sembari bersembunyi dibalik badan katak besar.
Katak besar itu kemudian tertawa dan menenangkan si katak kecil “Tenang sobat kecil! itu hanya angin dan benar itu adalah salah satu pertanda baik bahwa apa yang kita para katak tunggu-tunggu semakin dekat” – jawab katak besar menenangkan. Katak kecil itupun kembali tenang.
Petir dan suaranya yang menggelegar beberapa saat kemudian datanglah suara menggelegar “Blar! Blar!” suara menyeramkan dan kilatan putih menyambar kemana-mana bergemuruh dan membuat katak kecil gemetar menjadi-jadi.
Kali ini katak kecil bahkan tidak bisa berkata apa-apa. Matanya terpejam dan seluruh badannya bergetar. Katak kecil bergumam “Aku sangat takut.. aku takut sekali”
Katak besar yang melihat hal tersebut kemudian merangkul si katak kecil itu dan menenangkannya “Tenang sobat kecil, petir boleh saja terlihat menakutkan, namun pada dasarnya itu adalah tanda ketiga, dimana tak lama lagi apa yang kita para katak tunggu-tunggu akan datang!”
Rintik-rintik kecil hujan kemudian mulai berjatuhan dari langit yang kelam tersebut. Satu tetes air hujan menetes dikepala si katak kecil. Si katak kecil kemudian memberanikan diri untuk membuka kedua matanya.
Hujan semakin lebat dan para kumpulan katak mulai meloncat-loncat girang bermain diantara hujan. Katak besar kemudian menarik si katak kecil dan mengajaknya untuk turut serta.
“Ayo bersenang-senang, apa yang kita tunggu-tunggu telah tiba! hujan telah tiba!” teriak katak besar sambil meloncat-loncat gembira. Katak kecil itupun menjadi sumringah dan ikut serta bergembira menyambut hujan itu.
WEB....!!!
Apa yang bisa dipetik dari kisah diatas? Itukan dongen untuk anak balita.
Sabar....3x. Coba Renungkan Sejenak;
Segelintir kisah katak kecil dan datangnya hujan itu mungkin, terdengar sederhana, namun dari kisah itu, kita bisa mengambil hikmah yang baik untuk kita dapatkan.
Kita harus menyadari bahwa anugerah dan rahmat dari Dzat Maha Suci itu, tidak selalu datang bersama keindahan, merdunya suara-suara seruling dan syair atau disertai dengan hal-hal manis lainnya.
Bahkan terkadang rahmat dari-Nya datang bersama cobaan dan hal-hal yang kita tidak sukai. Bukahkan begitu...?!
Dengan menyadari hal itu, marilah kita sebagai orang yang beriman, untuk sadar, agar bisa menyadari akan kuasanya yang tiadatara, dan tidak menyerah atas rahmat Dzat Maha Suci, untuk belajar dan terus belajari memahami dan merenungi segala hal yang terjadi disekitar kita.
Kita harus tahu secara sadar, bahwa semua itu berasal dari-Nya, bahwa segala sesuatu yang terjadi itu atas kehendak-Nya dan memiliki pelajaran didalamnya. Janganlah kita mudah dipengaruhi keadaan, seperti apa yang dirasakan katak kecil dalam cerita diatas. Mari kita berbahagia dan tidak mudah menyerah untuk menyambut rahmat dari Dzat Maha Suci, apapun bentuknya. Semoga bermanfaat.
Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai... Damai... Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup....._/\_..... Aaamiin... Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
Posting Komentar