"WONG EDAN BAGU"

WAHYU PANCA GHA'IB:
1. Kunci.
2. Paweling.
3. Asmo.
4. Mijil.
5. Singkir.

WAHYU PANCA LAKU:
1. Manembahing Kawula Gusti.
2. Manunggaling Kawula Gusti.
3. Leburing Kawula Gusti.
4. Sampurnaning Kawula Gusti.
5. Sampurnaning Pati lan Urip.

Hakikat Hidup:
GALILAH RASA YANG MELIPUTI SELURUH TUBUHMU. KARENA DI DALAM TUBUHMU. ADA FIRMAN TUHAN YANG MENJAMIN HIDUP MATI DAN DUNIA AKHERATMU.
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan

Sabtu, 03 Juni 2017

Antara Pikiran Sadar Dan Pikiran Bawah Sadar:

Pikiran Sadar atau Perasaan Adalah Sateriyo Sejati. 
Pikiran Bawah Sadar atau Rasa Adalah Sejatine Sateriyo.
Oleh: Wong Edan Bagu.
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan.
Bawang Batang Jateng. Hari Selasa. Tanggal 30 Mei 2017.
Para Kadhang dan Para sedulur Kinasihku sekalian. Ketahuilah...
Kita sebenarnya hanya memilki satu pikiran, tetapi pikiran kita memproses dua karakteristik khusus. Hanya ada garis pembatas dari kedua karakteristik tersebut, pembatasnya, setipis kulit ari, seperti hal yang memisahkan antaran lelaki dan wanita, siang dan malam dll, itulah yang di sebut rasa dan perasaan.
Dua karakteristik dari pikiran kita ini, memiliki fungsi yang berbeda dan bertolak belakang, namun masing-masing saling membantu dengan cara yang terpisah dan kekuatan yang berbeda-beda.
Ada beberapa tatanama yang biasanya terpakai dari kedua pikiran yang saya maksud diatas, seperti pikiran subyektif & pikiran obyektif, pikiran sadar & alam bawah sadar, pikiran terbangun & pikiran tertidur, diri yang terluar & diri yang terdalam, pikiran tidak sengaja atau pikiran sengaja, dan istilah di dalam Laku-nya, tersebut Sateriyo sejati dan Sejatine sateriyo. Dan masih banyak istilah yang lainnya.
Hal ini tentunya mengarah ke dualitas, otak kita, umumnya memliki kondisi-kondisi tertentu pada saat-saat tertentu.
Dan dari hasil pembelajaran laku spiritual hakikat hidup yang saya pelajari. Ternyata; Laku Semedi mempraktek-kan Wahyu Panca Ghaib dengan menggunakan Wahyu Panca Laku, dapat dan bisa mengasosiasikan frekuensi gelombang otak kita ke keadaan cinta kasih sayang yang murni, dalam pengolahan informasi, sesuai suasana hati, saat berkegiatan sehari-hari secara normal, dan saya menyebut hal ini sebagai kesadaran murni.
Kesadaran Murni, dapat dan bisa membantu kedirian atau laku kita dalam berpikir logis, perhatian yang aktif dan analisis. Sehingga stres dan kecemasan serta ketakutan, sirna secara sempurna, mengenail detil dan jelasnya, akan saya uraikan dengan cara sederhana, agar lebih mudah dipahami.
(Sateriyo Sejati)
Adalah Pikiran sadar atau Perasaan;
Ini Merupakan Kekuatan Kehendak dan Pikiran rasional/analitis serta Perencanaan kita.
(TERBUKTIKAN oleh Saya WEB)
Pikiran sadar atau Perasaan (Sateriyo Sejati), hanya bisa menyimpan sesuatu dengan jangka pendek. Maksudnya, hanya bisa mengingat apa yang di lihat, di dengar, di bicarakan, karena semua yang kita ingat dalam pikiran sadar berdasarkan dari apa yang kelima indra kita tangkap ataupun dapatkan, itupun hanya sementara waktu, artinya, kapanpun bisa lupa dan terlupakan.
1. Kekuatan Kehendak;
Kita melakukan semuanya, seperti makan, minum, berolahraga, secara sadar, secara sadar kita menentukan kehendak dalam melakukan segala sesuatu, ketika kita sedang belajar, kita melakukannya karena kita ingin, ketika sedang makan, kita melakukannya karena kita lapar, saat kita berfikir aku sepertinya “lapar” maka sesaat kemudian kita pasti akan makan, tidak melakukan aktivitas lain selain makan, karena kehendak kita, menuntun kita secara sadar dalam melakukan dan menentukan sesuatu.
2. Pikiran Rasional & Analitis;
Kita adalah pikiran yang rasional, kira mempercayai apa yang kita lihat saat itu juga, karena itu memang nyata dan bukan sebuah tipuan atau ilusi, ketika kita menangkap atau mendapatkan sesuatu hal dari kelima indra kita secara langsung, maka secara sadar yang kita pkirkan terhadapnya, adalah bahwa itu nyata, karena memang itu nyata, dan ada buktinya, “aku melihatnya dengan mataku sendiri”, “aku mendengarnya dengan telingaku sendiri”.
Pikiran sadar dikatakan juga sebagai pikiran yang analitis, apa yang kita amati, dapatkan, percaya, adalah hal yang sebelumnya kita sudah analisa dan buktikan, apakah itu nyata atau tidak, benar atau salah, jika memang benar maka kita akan mempersepsikannya benar, jika memang salah maka kita akan mempersepsikannya salah juga, karena kita secara sadar sudah menganalisa & membuktikannya.
3. Perencanaan;
Adalah hal-hal apa sajakah yang sudah kita pikirkan dan pertimbangkan secara sadar, yang nantinya akan kita laksanakan/lakukan. Ini sudah jelas dengan perencanaan, secara sadar yang kita lakukan sebelumnya adalah hasil dari apa yang telah kita analisa dan pertimbangkan.
Itulah yang saya Maksud dari Istilah. Pikiran sadar atau Perasaan (Sateriyo Sejati), yang tak lain dan tak bukan. Adalah Merupakan Kekuatan Kehendak dan Pikiran rasional/analitis serta Perencanaan dari kedirian pribadi kita.
(Sejatine Sateriyo)
Adalah Pikiran bawah sadar atau Rasa;
Ini Merupakan laku murni dan satu satunya jalan menuju kesadaran tertinggi/murni.
(TERBUKTIKAN oleh Saya WEB)
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), mampu menyimpan sesuatu yang tidak terbatas, dan akan selalu tersimpan sampai kapanpun, dengan sangat rapi dan tertata serta menyimpannya secara utuh.
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), kita ini, tidak bergantung kepada apa yang kelima indra kita dapatkan, namun pikiran bawah sadar atau rasa atau sejatine sateriyo ini, akan mendapatkan apa yang secara langsung maupun idak langsung kita rasakan dalam hati dan pikiran.
1. Laku murni;
Contoh; kita melihat salah seorang teman kita memberikan suatu hadiah kepada kita, kita mengatakan terima kasih kepadanya. 11 atau 25 tahun kemudian, kita mungkin akan lupa wajah teman kita yang dulu memberi kita hadiah itu, ya,,,, jika mata kita yang melihat hadiahnya, pemberiannya.
Tetapi apa yang terjadi ketika hadiahnya itu membuat kita sangat bahagia, senang atau terkesan.
Apakah 11 atau 25 tahun kemudian, ketika ketika melihat hadiah dari teman kita itu, yang dulu dia berikan kepada kita, pasti kita akan langsung bisa mengingatnya, “ketika memberikannya kepadaku”, “ketika aku menerimanya” dan “berterima kasih kepadanya”.
Karena tahukah kita, bahwa sebenarnya kita bukan menyimpan sebuah ingatan terhadap apa yang kita lihat, tapi kita menyimpan sebuah kenangan terhadap apa yang membuat kita bahagia.
2. Kesadaran murni;
Contoh; Ketika kita melihat “penampilan” seseorang yang terlihat seperti brandalan, maka hal yang akan kita pikirkan tentang dia, pertama pasti bahwa dia adalah brandalan, “aku melihat seorang berandalan, karena aku yakin dia brandalan, terlihat penampilannya”.
Tetapi sesaat kemudian, ketika kita melihat dengan mata kita lagi dan merasakannya dengan rasa kita, terhadap apa yang dia lakukan/bicarakan, kita berkata “wah ternyata persepsiku salah, ternyata dia sangat baik kepadaku, perkataannya sangatlah sopan sekali”.
Pikiran bawah sadar atau Rasa (Sejatine sateriyo) kita, tidaklah secara sadar mempersepsikan sesuatu terhadap apa yang kelima indra kita dapatkan secara langsung, apa yang kita lihat belum tentu menjadi apa yang kita dapatkan.
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), melihat apa yang kita persepsi dengan rasa dan perasaan yang kita rasakan secara murni. Pikiran bawah sadar atau Rasa kita, tidak terikat dan tidak peduli apakah yang kita melakukan baik atau buruk, jika itu memang buruk maka hal yang kita dapatkan akan buruk, begitu juga sebaliknya.
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), adalah pikiran yang amat sangat kreatif, ketika kita mendapatkan suatu hal yang membuat kita merasa itu memang baik untuk kita, maka tidak tahu cara yang tentukan seperti apa, secara tidak langsung. Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), akan langsung mengirimkan hal-hal baik kedalam pikiran sadar kita. Maka secara sadar kitapun akan mendapatkan hal-hal baik, yang sebelumnya kita anggap dan perasaan yang kita rasakan itu memang baik untuk kita.
Dia sangatlah kreatif. Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), akan selalu mengirimkan hal-hal apapun yang secara sadar kita rasa akan dapatkan, tergantung secara sadar hal apakah yang kita rasakan, inginkan, butuhkan, hanya agak sedikit membutuhkan proses.
Sebab itu, hal ini saya tegaskan sebagai laku murni dan satu satunya jalan, menuju Kesadaran Tertinggi/Murni.
Merenungi apa yang kita renungkan...?! kebahagiaan atau kesengsaraan. Coba rasakan, ketika kita merenung, misalnya mengenai kebahagiaan dalam hidup kita, maka pasti saat kita merenungi, akan timbul rasa lega, plong, bahagia, ketika kita merenungi tentang kesuksesan kita dalam keuangan, maka kita saat itu juga akan merasakan rasanya sukses dalam keuangan.
Ini membuktikan bahwa. Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), mempunyai kemampuan membuat dan memproses rasa perasaan yang kita alami secara langsung dan sadar. Kita merasakan kebahagiaan ketika kita ingin mendapatkan kebahagiaan, merasakan kesedihan ketika ingin mendapatkan kesedihan dll.
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), tidaklah melihat, mendengar, berbicara, meraba, ataupun mencium sesuatu secara langsung, tapi Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), menmfungsikan kelima indra kita untuk merasakan sesuatu, mempersepsikan sesuatu yang mendalam, dan membaca dengan gerak pikiran kita secara sadar, logis dan murni.
Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), adalah pikiran yang kreatif, pikiran yang ekspresif, pikiran yang universal, dan satu dengan Sang sumber (Dzat Maha Suci),
 Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo) kita, adalah pikiran yang mampu mempersepsi segala sesuatu dengan universal atau melihat dengan perspektif Dzat Maha Suci. Itu sebab tersabda dalam kalimah KUNCI. Kulo Sejatine Sateriyo. Nyuwun wicaksono nyuwun panguwoso. Kangge tumindake Sateriyo Sejati.
Artinya; Sejatine Sateriyo memohonkan kuasa Dzat Maha Suci untuk Sateriyo Sejati, agar supaya melihat segala sesuatu tidak sebelah mata, tidaklah dari luarnya, tidaklah subjektif, namun melihat secara objektif, melihat dengan adil dan mempersepsikan sesuatu secara mendalam.
Inilah yang saya Maksud dari Pikiran bawah sadar atau Rasa. (Sejatine Sateriyo), sebagai laku murni dan satu satunya jalan menuju kesadaran tertinggi/murni. He he he . . . Edan Tenan.
Saya Wong Edan Bagu. Mengucapkan Salam Rahayu selalu dariku serta Damai... Damai... Damai Selalu Tenteram. Sembah nuwun,,, Ngaturaken Sugeng Rahayu, lir Ing Sambikolo. Amanggih Yuwono.. Mugi pinayungan Mring Ingkang Maha Agung. Mugi kerso Paring Basuki Yuwono Teguh Rahayu Slamet.. BERKAH SELALU. Untuk semuanya tanpa terkecuali, terutama Para Sedulur, khususnya Para Kadhang Konto dan Kanti Anom Didikan saya. yang senantiasa di Restui Hyang Maha Suci Hidup....._/\_..... Aaamiin... Terima Kasih. Terima Kasih. Terima Kasih *
Ttd: Wong Edan Bagu
Putera Rama Jayadewata Tanah Pasundan
Telephon; 0819-4610-8666.
SMS/WhatsApp/Line; 0858-6179-9966.
BBM; D38851E6”
http://putraramasejati.wordpress.com
http://webdjakatolos.blogspot.com
Posting Komentar